Mawapres UNS Lolos ke Final Pilmapres Nasional
Kamis, 27 Agu 2020, 08:40:08 WIB - 57 View

Mawapres UNS Lolos ke Final Pilmapres Nasional

Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berhasil lolos menjadi finalis Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Nasional 2020. Mereka yaitu Imam Arifin, Mawapres Program Sarjana UNS dan Rizka Lailatul Rohmah, Mawapres Program Diploma UNS. Hal tersebut diumumkan pada Selasa (25/8/2020) melalui surat dari Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tanggal 24 Agustus 2020.

Keduanya berhasil lolos setelah melewati beberapa tahapan seleksi antara lain seleksi portofolio, CBT (Computer Based Test) berupa bahasa Inggris dan Wawasan Kebangsaan serta seleksi Gagasan Kreatif. UNS terakhir kali meloloskan Mawapres Program Diploma ke tingkat nasional pada tahun 2018 sedangkan Program Sarjana pada tahun 2013. Tahapan berikutnya yang akan mereka lalui yaitu final Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Nasional 2020 pada 12 September 2020.

Dalam Pilmapres 2020, Rizka yang saat ini duduk di semester 7 Prodi D-4 kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) mengusung aplikasi kesiapsiagaan banjir. “Aplikasi yang saya usung bernama Surakarta Flood Management (SURA FM) yang bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai manajemen bencana. Pemahaman manajemen bencana diperlukan agar masyarakat paham mengenai alur dan manajemen bencana dari awal hingga akhir. Hal ini meliputi pencegahan, penanganan, dan pemulihan sehingga dapat meningkatkan kapasitas masyarakat saat menghadapi banjir untuk menghindari korban jiwa dan meminimalisir kerugian,” jelasnya saat diwawancarai oleh uns.ac.id pada Kamis (27/8/2020).

Saat diumumkan menjadi finalis Mawapres Nasional 2020, Rizka mengaku sangat senang dan bersyukur. “Alhamdulillah, rasanya pasti senang dan bersyukur banget diberikan kesempatan yang luar biasa,” ungkapnya.

Sementara itu, Imam Arifin, mahasiswa semester 7 Prodi Ilmu Tanah Fakultas Pertanian (FP) UNS mengusung sebuah gagasan sistem monitoring irigasi lahan pasir pantai berbasis aplikasi android. Imam mengatakan bahwa lahan pasir pantai memiliki peluang yang cukup besar untuk dikembangkan untuk budidaya pertanian.

“Lahan pasir sebenarnya memiliki potensi yang besar untuk budidaya pertanian, tapi kendalanya adalah pengelolaan irigasi. Lahan pasir pantai dihadapkan dengan masalah seperti kandungan hara dan kemampuan menukar kation yang rendah serta rendahnya kemampuan dalam menyimpan air. Jadi, saya mengusung sistem irigasi yang dapat dimonitoring melalui smartphone,” jelas Imam.

Upaya yang akan Imam siapkan ke tahap final yakni penguatan dan pemahaman gagasan yang Ia angkat. “Selain itu, saya juga akan berusaha untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, taktis, dan solutif. Kemudian belajar dari pengalaman alumni mahasiswa berprestasi yang lain. Serta yang paling penting, tetap berusaha terus mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta,” ungkapnya.

Imam berharap dalam ajang Pilmapres Nasional 2020, Ia dan Rizka dapat mempersembahkan yang terbaik bagi almamater tercinta. “Setelah sampai ke tahap ini, kami akan berusaha memaksimalkan peluang dan waktu yang ada untuk mempersiapkan sebaik mungkin sehingga dapat membanggakan UNS,” pungkasnya. Humas UNS

Reporter: Bayu Aji Prasetya

Editor: Dwi Hastuti